SMK NU Ma’arif 2 Kudus Gelar Workshop Implementasi Gerakan Literasi Sekolah

SMK NU Ma’arif 2 Kudus menggelar Workshop Implementasi Gerakan Literasi Sekolah pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019 di Aula SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru, Kepala Sekolah dan Pengurus BPPMNU Al Thoyani dengan menghadirkan narasumber Drs. Sunoto, MM dan H. Yulis Arif Wicaksono, M.Pd

Dalam sambutannya, Budi Ressanto, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK NU Ma’arif 2 Kudus menyampaikan gerakan literasi sekolah ini merupakan gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif antara peserta didik, pendidik, dan pengurus yang ada. Kegiatan ini diwujudkan melalui kegiatan pembiasaan membaca oleh peserta didik. Kegiatan literasi sekolah ini ditunjang dengan perpustakaan digital yang terintegrasi melalui smartphone seluruh warga sekolah.

Drs. Sunoto, MM yang menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah lll Provinsi Jateng menyampaikan perlunya kekompakan seluruh elemen dalam melayani peserta didik. Khususnya dalam menyikapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, dunia pendidikan tidak boleh tertinggal. Penerapan Gerakan literasi tidak terbatas pada literasi membaca, tapi juga termasuk literasi menulis dan literasi berbicara. “Literasi ini merujuk kepada kemampuan dan keterampilan siswa dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari”

Yulis Arif Wicaksono, M.Pd selaku Pengawas Pembina Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mengawali workshop dengan menyampaikan perlunya menonjolkan salah satu kelebihan yang ada di SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Terkait dengan gerakan literasi sekolah, bisa ditonjolkan perpustakaan digital e-library nya, interior dan eksterior ruang perpustakaan, pemajangan karya siswa, serta pohon cita-cita siswa.

Dalam paparannya, H. Yulis Arif Wicaksono, M.Pd menjelaskan langkah penerapan literasi sekolah melalui pembuatan area baca, pembuatan pojok baca kelas, pembuatan moda literasi bergerak, dan fasilitasi publikasi karya siswa.

“Tidak kalah penting dalam gerakan literasi sekolah adalah penyediaan akses layanan internet” lanjut Yulis Arif Wicaksono. Penyediaan akses layanan internet ini meliputi penambahan akses layanan untuk anak dan pengembangan system proteksi terciptanya internet sehat.  Di akhir paparannya, Yulis Arif Wicaksono menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mewujudkan gerakan literasi sekolah guna terciptanya kelas kaya literasi.